Ditempat ini terlalu banyak apa
dan mengapa. Banyak orang-orang hebat ditempat ini. Banyak pula orang-orang yang
lebih hebat dan berpotensi namun tertutupi oleh batasan. Batasan apakah itu? Batasan
yang apabila dipertanyakan akan malah menambah kuat batasan tersebut. SKapankah
kita dapat mengubahnya jika semua ini bisa jadi bersumber dari sumber tempat
ini dibentuk. Entah sejak kapan. Ah sialnya takdir saya ditempat ini.
Waktu itu saya hanya mengamati
sedikit dan menginginkan sebuah perombakan terjadi disini. Namun, setelah saya
mengamati lebih lama saya mulai paham satu per satu. Ternyata sangat besar
pengaruh budaya terdahulu ditempat ini, yang sepertinya diwajibkan untuk
diterapkan turun temurun. Entah mengapa saya merasa bahwa pembatas ini akan
semakin dibuat tebal oleh beberapa oknum. Beberapa oknum yang mungkin saja
sedang di awasi oleh oknum lainnya. Sedikit pergerakan tambahan yang tidak
diinginkan akan dihilangkan oleh mereka. Itulah yang saya lihat ditempat ini. Ataukah
hanya firasat. Lol.
Saya heran. Yang saya tangkap
entah itu benar atau tidak, mereka melihat pergerakan tambahan lainnya
merupakan sebuah ancaman. Entah itu ancaman apa, sehingga dikatakan ilegal sana
sini oleh mereka. Sebagai alasan.
Ada pula orang-orang yang tak
tahu apa-apa dijadikan muslihat peperangan politik ditempat ini. Banyaknya perbedaan
pendapat, membuat tempat ini ber-kubu. Manusia berkedok manusia.
‘manusia teralu sering bertepuk
hanya sebelah tangan’
Hai! orang-orang yang dibatasi. Berkembang
lah diluar sana. Dunia ini sangat besar dan temanku semesta akan mendukungmu.
Perjalananku masih panjang. Saya
harus menutup mata dan telinga. Saya tak perlu mengamati lagi, saya tak perlu
memikirkan ini karena sesegera mungkin saya hanya akan mengambil ilmunya dan
pergi. Semoga saja saya tidak terlibat akan peperangan politik atau apalah yang
terjadi didalam sana. Oh ya, saya akan menutup mulut juga. Rumornya.. ditempat
ini tembok pun bisa mendengar.
Sudahlah.
membuat perutku gembung
sejadi-jadinya.
* * *

